Mereka mampu menahan gempuran-gemuran yang dilancarkan oleh para pemain The Reds. Bahkan pada awal babak kedua, tim Garuda mampu menekan pertahanan Liverpool.
Para pemain belakang tampil lebih taktis di lini belakang. Ahmad Bustomi dan M. Taufiq bekerja keras saat memutus aliran bola di lini tengah. Sedangkan para pemain depan sangat berani dalam melakukan tusukan-tusukan ke lini pertahanan Liverpool.
"Yang pasti hasil pertandingan Arsenal sangat kami renungkan dan pikirkan untuk bisa memperbaiki penampilan. Coach Jacksen bilang kami harus bermain tanpa beban. Anggap pertandingan layaknya seperti latihan," kata kapten tim, M. Roby usai pertandingan.
"Seperti apa yang sudah saya bilang, pendekatan mental adalah hal paling penting dalam pertandingan melawan Liverpool. Setelah kalah dari Arsenal kita terus melakukan pembenahan terutama dari segi mental," ucap Jacksen.
Pelatih asal Brasil ini mengakui, tenggat waktu yang lebih lama untuk para pemain berkumpul dan berlatih sangat menunjang peningkatan performa pemain. Ketika melawan Arsenal, timnas hanya punya waktu dua hari efektif untuk berlatih. Akan tetapi, melawan Liverpool mereka punya waktu sekitar empat hari untuk mempersiapkan diri.
Kita punya waktu lebih lama dari melawan Arsenal. Itu sangat bermanfaat. Masing-masing pemain punya waktu lebih lama untuk saling mengerti. Kita juga punya waktu untuk evaluasi lebih jauh. Intinya kita berharap ke depannya akan lebih baik," ungkap Jacksen Santiago Pelatih Timnas Indonesia. Demikianlah ulsan dari kami mengenai Hasil skor Pertandingan Indonesia Xi Vs Liverpool 0-2 Sabtu 20 Juli 2013 Tadi malam